Kabupaten Bogor – STAI Nida El Adabi sukses menyelenggarakan Forum Diskusi Ekonomi & Bisnis Syariah bertajuk Pemanfaatan AI dalam Penulisan Ilmiah. Webinar ini berlangsung pada Rabu, 30 Oktober 2024, dan menarik hingga 219 peserta yang antusias, terdiri dari mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum yang ingin memahami potensi kecerdasan buatan (AI) dalam menunjang produktivitas akademik.
Acara yang diselenggarakan secara daring ini menghadirkan tiga narasumber internal STAI Nida El Adabi yang berkompeten, yaitu Bapak Lutfi, Ph.D. (Waket 1 Akademik), Dr. Kerwanto (Ketua LPPM), dan Bapak Luthfi Rantaprasaja, M.Com (Kaprodi Ekonomi Syariah), dengan dimoderatori oleh Bapak Fahrul Hidayat, M.M. (Kaprodi Manajemen Bisnis Syariah).
Insight dari Para Narasumber:
Dr. Kerwanto membuka sesi dengan membahas pentingnya etika dalam penulisan ilmiah berbasis AI, menyoroti integritas dan orisinalitas karya akademik serta menjelaskan cara menjaga standar ilmiah di era digital ini.
Lutfi, Ph.D. membahas alasan pentingnya AI dalam riset dan penulisan, mulai dari efisiensi waktu hingga potensi kolaborasi lintas disiplin. Ia juga mendemonstrasikan beberapa aplikasi AI yang mendukung penulisan ilmiah.
Luthfi Rantaprasaja, M.Com memberikan tips praktis dalam penggunaan AI secara efektif, mengingatkan peserta bahwa AI bagaikan “pisau bermata dua” yang perlu digunakan secara bijak agar mendatangkan manfaat positif.
Diskusi interaktif ini menghasilkan banyak tanggapan dan pertanyaan dari peserta. Meskipun waktu terbatas, diskusi ini diharapkan memberikan pemahaman mendalam tentang pemanfaatan AI dengan tetap menjaga integritas akademik yang beretika.
Dengan kesuksesan ini, STAI Nida El Adabi berkomitmen terus mendukung pengembangan kompetensi akademik di era teknologi.
















webinar pemanfaatan AI dalam penulisan ilmiah etika dan praktik AI sangatlah menarik untuk dibahas. Pesatnya perkembangan dunia digital kini membuka peluang besar untuk menghadirkan pengalaman visual yang lebih imersif dan interaktif. Melalui Jasa Augmented Reality, brand dapat membangun narasi yang kuat lewat storytelling visual yang memikat, menciptakan pengalaman digital yang tidak hanya relevan, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam di benak audiens.