Senin, 24 Februari 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas penelitian ilmiah di lingkungan akademik, Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Nida El Adabi bekerja sama dengan STAI Daarul Falah sukses menyelenggarakan Webinar Nasional: Penggunaan Mendeley, VOSViewer, dan Publish or Perish (PoP) dalam Karya Tulis Ilmiah. Acara ini diadakan secara virtual melalui Zoom dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Webinar dibuka pukul 16.00 WIB oleh MC, Fazri Lase, yang memandu jalannya acara dengan penuh antusias. Selanjutnya, sambutan diberikan oleh Rektor Institut Nida El Adabi, Drs. H. Ramlan Rosyad, M.Si., disusul oleh Ketua STAI Daarul Falah, Dr. H. Abdul Mun’im Amaly, M.Pd. Kedua pimpinan perguruan tinggi ini menegaskan pentingnya penguasaan perangkat penelitian bagi akademisi guna meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.



Selanjutnya, sebagai keynote speaker, Akhmad Kharis Kurniawan, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Nida El Adabi, memberikan pengantar mengenai urgensi literasi digital dalam dunia akademik dan bagaimana perangkat seperti Mendeley, VOSViewer, dan Publish or Perish dapat membantu para peneliti dalam mengelola referensi, menganalisis bibliometrik, serta meningkatkan publikasi.
Lebih dalam lagi, materi dibahas pada sesi utama webinar yang dipandu oleh moderator Anna Navita Syairoh, M.Pd., Menghadirkan Dr(c). Ibnu Imam Al Ayyubi, M.Pd., sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Dr(c). Ibnu Imam menjelaskan secara detail mengenai beberapa hal berikut:
- Mendeley sebagai alat bantu manajemen referensi yang memudahkan penyimpanan, pengutipan, serta berbagi literatur dengan rekan peneliti.
- VOSViewer, sebuah perangkat lunak analisis bibliometrik yang dapat membantu dalam pemetaan tren riset dan kolaborasi akademik.
- Publish or Perish (PoP) sebagai alat yang digunakan untuk menganalisis dampak suatu penelitian berdasarkan sitasi dari berbagai sumber akademik.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung dari pukul 17.00 hingga 17.15 WIB. Sebagai bentuk penghargaan, panitia memberikan e-sertifikat kepada narasumber, dan acara ditutup dengan sesi foto bersama sebelum akhirnya MC menutup webinar pada pukul 17.23 WIB.
Webinar ini menjadi bukti nyata bahwa penguasaan alat bantu penelitian sangat penting dalam dunia akademik. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa, dosen, dan peneliti semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka, serta memperluas jaringan akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Humas: @InstitutNida atau hubungi 0821 40000 542.
Dokumentasi Kegiatan lengkap klik disini 🙂
















