Tangerang, 6 Februari 2026. SMK Tunas Cisauk resmi menjalin kerja sama strategis dengan Institut Nida El-Adabi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin). Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, sebagai wujud sinergi antara pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berdaya saing.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala SMK Tunas Cisauk, Partinah, S.T, bersama Fahrul Hidayat, M.M selaku Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah yang bertindak atas nama Institut Nida El-Adabi. Acara ini turut dihadiri dan didampingi oleh dewan guru SMK Tunas Cisauk, yang memberikan dukungan penuh terhadap terjalinnya kerja sama tersebut.
Dalam sambutannya, Partinah, S.T menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja. “Melalui program Prakerin ini, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja secara langsung, tetapi juga mampu mengasah keterampilan, kedisiplinan, serta membangun karakter profesional yang dibutuhkan di dunia industri,” ujarnya.
Sementara itu, Fahrul Hidayat, M.M menyampaikan bahwa Institut Nida El-Adabi sangat menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. “Kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa SMK, tetapi juga menjadi ruang kontribusi nyata bagi dosen dalam mengaplikasikan keilmuan di tengah masyarakat,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ke depan, dosen dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Institut Nida El-Adabi diharapkan dapat berperan aktif sebagai penguji kompetensi eksternal bagi siswa SMK Tunas Cisauk.
Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa standar kompetensi yang dimiliki siswa sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta selaras dengan perkembangan keilmuan dan praktik industri. Kerja sama ini juga diharapkan dapat membuka peluang pengembangan program lain, seperti pelatihan, workshop, serta pembinaan kewirausahaan berbasis syariah bagi siswa. Dengan demikian, lulusan SMK tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berwirausaha secara mandiri.
Melalui penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. Diharapkan, kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif yang luas, baik bagi peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kompetensi siswa, maupun kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.
Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, menandai awal dari sinergi yang diharapkan terus berkembang demi kemajuan pendidikan dan dunia industri di masa yang akan datang.














