
Parung Panjang, Sabtu, 2 Mei 2026 — Program Studi Ekonomi Syariah Institut Nida El-Adabi melalui Himpunan Mahasiswa Ekonomi Syariah (HIMANIES) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Strategi Cerdas UMKM: Mentoring Bisnis & Sertifikasi Halal yang bertempat di Aula Institut Nida El-Adabi.
Kegiatan yang diketuai oleh Iqbal Abdul Muqsith, M.Si. ini merupakan bentuk nyata kontribusi akademisi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di wilayah Parung Panjang, khususnya melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini juga menghadirkan fasilitasi pembuatan sertifikasi halal secara gratis bagi pelaku UMKM sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha.
Acara ini terselenggara melalui kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Institut Nida El-Adabi (INDABI), Kecamatan Parung Panjang, UI Halal Center (UIHC), TDA Tangerang Raya (TDA Tangray), Forum UMKM IKM, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Bank Syariah Indonesia (BSI), BPRS HIK KC Parungpanjang serta HIMANIES sebagai pelaksana kegiatan.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan kalam Ilahi oleh mahasiswa Ekonomi Syariah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sambutan disampaikan oleh Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Luthfi Rantaprasaja, M.Com., yang menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun ekosistem ekonomi syariah yang kuat dan berkelanjutan.
Kegiatan secara resmi dibuka melalui opening speech oleh Drs. H. Ramlan Rosyad, M.Si., selaku Rektor Institut Nida El-Adabi, serta Drs. Chairuka Yudhyanto, M.Si., selaku Camat Parung Panjang, yang memberikan dukungan terhadap penguatan UMKM berbasis syariah di tingkat lokal.
Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan pemaparan dari dua narasumber. Narasumber pertama, Soraya, S.T., M.Hum., selaku Wakil Kepala Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Universitas Indonesia, memaparkan materi terkait Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dalam skema self declare. Ia menjelaskan bahwa sertifikasi halal tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral dan nilai ibadah, sekaligus memberikan jaminan kualitas dan kepercayaan bagi konsumen. Selain itu, dijelaskan pula tahapan proses pengajuan sertifikasi halal serta pentingnya penerapan sistem jaminan halal dalam operasional usaha.
Selanjutnya, narasumber kedua, Junaidi Ahmad, selaku Mentor TDA Tangerang Raya sekaligus Owner Pregnasia, menyampaikan materi terkait strategi pengembangan bisnis. Ia menekankan pentingnya memiliki visi besar (big dream), membangun mentalitas pengusaha, serta menerapkan formula kesuksesan yang mencakup usaha, tujuan, sarana, dan doa sebagai fondasi dalam menjalankan bisnis.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta, khususnya pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya secara lebih profesional dan sesuai prinsip syariah.
Acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk kebersamaan dan keberhasilan kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Parung Panjang dapat meningkatkan kapasitas usaha, memiliki sertifikasi halal, serta mampu bersaing secara berkelanjutan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, kuat, dan berdampak bagi masyarakat.











