Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Guru di Era Digital Abad 21
Bogor, 4 Mei 2025 – Semangat kolaboratif dan inovatif terpancar kuat dari Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (HIPPI) dan Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Bisnis Syariah (HIMMBIS) Institut Nida El Adabi. Dua organisasi mahasiswa ini sukses menggagas dan melaksanakan sebuah seminar luar biasa bertajuk Teacherpreneur: Explore Your Mind, Improve Your Skills Acara yang digelar di Aula Kampus dan disiarkan secara daring ini berhasil menarik perhatian 240 peserta, sebuah angka yang mencerminkan antusiasme tinggi terhadap topik yang diangkat.
Seminar ini menjadi panggung strategis bagi para mahasiswa – calon pendidik – generasi muda untuk menyatukan dua kekuatan besar: pendidikan dan kewirausahaan. Kegiatan ini bukan sekadar seminar biasa, tapi manifestasi nyata peran aktif Hippi dan Himmbis dalam membentuk ekosistem kampus yang progresif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman
Dua narasumber kompeten turut hadir dan menyemarakkan acara:
- Ardi Gunawan, M.Ag – Penulis, praktisi pendidikan, sekaligus entrepreneur, menyampaikan bagaimana seorang guru dapat mengelola bisnis tanpa meninggalkan nilai dan tanggung jawab pendidikan. “Bisnis bisa jadi yang utama, tapi pendidikan harus tetap jadi ruhnya,” ucapnya tegas, disambut tepuk tangan semangat dari peserta.
- Siti Rodiah, S.Ag, M.A – Dosen Institut Nida El Adabi yang juga dikenal sebagai filmmaker dan pegiat literasi kreatif, membagikan pengalamannya dalam mengintegrasikan dunia kreatif, teknologi, dan edukasi secara harmonis.
Melalui tema Explore Your Mind, Improve Your Skills peserta diajak untuk berani keluar dari zona nyaman, mengasah kepekaan terhadap peluang, dan menjelma menjadi pendidik yang inovatif dan berdaya saing tinggi. Seminar ini mengajarkan bahwa di abad 21, guru bukan hanya menyampaikan pelajaran, tetapi juga menciptakan perubahan melalui karya dan kontribusi nyata.
Hippi dan Himbis membuktikan kapasitas mereka sebagai motor penggerak kegiatan kemahasiswaan yang berdampak. Mereka tidak hanya sukses dalam perencanaan teknis, tetapi juga berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang menginspirasi, aplikatif, dan menyentuh realitas masa depan dunia pendidikan.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan dinamis, menciptakan ruang dialog yang sehat antara narasumber dan peserta. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang penuh semangat dan kebersamaan.
Seminar ini bukan hanya sukses secara jumlah, tetapi juga sukses secara makna dan pengaruh. Ini adalah langkah maju Hippi dan Himbis dalam membuktikan bahwa mahasiswa mampu menjadi pelaku perubahan – bukan hanya pemikir, tapi juga penggerak nyata.
Berikut dokumentasi kegiatan ini:















