Tangerang, 5 September 2026 — Dalam upaya menguatkan ketahanan ekonomi keluarga dan mentalitas masyarakat di era transisi, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kelompok 5 Institut Nida El Adabi sukses menggelar Program Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat bertajuk Seminar Hybrid Magnet Rezeki Batch 37. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Babakan Legok, Kabupaten Tangerang ini hadir sebagai jawaban atas tingginya kebutuhan warga terhadap arahan pembentukan karakter positif dan keharmonisan rumah tangga.
Inisiatif kolaboratif ini menghadirkan pendiri gerakan Magnet Rezeki sekaligus peraih rekor MURI, Nasrullah, berdampingan dengan Certified Trainer Magnet Rezeki, Dian Diapari. Kehadiran para pakar mindset nasional ini menjadi wujud nyata komitmen akademis Institut Nida El Adabi dalam mempercepat realisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menyentuh langsung akar rumput.

Pada sesi utama, pembahasan difokuskan pada strategi reorientasi pola pikir untuk menghadapi tantangan finansial serta dinamika pengasuhan anak. Dian Diapari memaparkan pentingnya menata fondasi spiritual dan kedamaian internal keluarga sebagai modal dasar dalam menjemput peluang ekonomi. Warga diajak mendalami prinsip dasar pengelolaan energi positif guna menciptakan lingkungan domestik yang sehat, tenteram, dan produktif.

Sesi interaktif yang berlangsung hangat memperlihatkan tingginya animo masyarakat lokal dalam berdialog. Berbagai persoalan teknis kehidupan sehari-hari, mulai dari manajemen stres hingga harmonisasi komunikasi suami-istri, dibahas secara lugas melalui sudut pandang yang aplikatif dan religius.

Sebagai langkah keberlanjutan dampak, Kelompok 5 KKN Institut Nida El Adabi juga memfasilitasi pembentukan jejaring komunitas lokal serta pendistribusian modul digital. Langkah sistematis ini diambil agar pemahaman yang diperoleh peserta selama seminar dapat terus dipraktikkan secara berkelanjutan di lingkungan RT dan RW setempat.

Apresiasi tinggi disampaikan oleh pihak Kelurahan Babakan Legok atas inisiatif mahasiswa yang mampu memboyong program edukasi berskala nasional langsung ke tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, KKN Institut Nida El Adabi membuktikan peran strategis mahasiswa bukan sekadar pelaksana tugas kuliah, melainkan penggerak perubahan yang mampu menghadirkan solusi konkret bagi pemberdayaan masyarakat.












