Lengkong Kulon, 12 September 2026 — Dalam upaya mengoptimalkan potensi kuliner tradisional sekaligus memperkuat ekonomi berbasis keluarga, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) INDABI menggelar penyuluhan dan pelatihan pembuatan Kue Kaak bersama kelompok ibu-ibu di wilayah Lengkong Kiyai RW 01, Desa Lengkong Kulon. Program pemberdayaan ini dirancang secara terpadu, mencakup praktik langsung pengolahan adonan hingga pembekalan strategi pemasaran digital guna mendorong kemandirian usaha warga lokal.
Langkah kolaboratif ini menjadi komitmen mahasiswa dalam merespons kebutuhan masyarakat akan diversifikasi produk kuliner tradisional yang bernilai jual. Melalui pendekatan partisipatif, warga diajak untuk tidak hanya mempertahankan resep warisan, tetapi juga meningkatkan standar kualitas produksi serta pemahaman dalam membaca pasar.

Sesi pelatihan diawali dengan praktik pengolahan adonan, pencetakan, hingga teknik pemanggangan yang presisi. Keterlibatan aktif peserta memperlihatkan antusiasme tinggi dalam mempelajari efisiensi proses produksi tanpa merusak cita rasa khas warisan lokal. Dialog interaktif yang terbangun selama praktik menjadi wadah pertukaran pengalaman antara teknik pengolahan tradisional dan sentuhan kebersihan serta estetika modern.

Tidak hanya berfokus pada aspek teknis pembuatan, program ini dilanjutkan dengan edukasi sosialisasi pemasaran. Mahasiswa KKN INDABI memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya branding, pengemasan (packaging) yang higienis dan menarik, serta optimalisasi media sosial untuk memperluas jangkauan distribusi. Langkah ini diharapkan dapat mengubah persepsi produk dari sekadar konsumsi domestik menjadi komoditas ekonomi yang kompetitif.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta dan tim mahasiswa berdiskusi mengenai pembentukan wadah usaha bersama serta tindak lanjut pendampingan berkala. Keberlanjutan program menjadi fokus utama agar keterampilan yang telah diperoleh dapat terus dikembangkan menjadi unit usaha mikro yang stabil.

Apresiasi hangat disampaikan oleh tokoh warga setempat atas inisiatif dan kepedulian para mahasiswa KKN INDABI. Sinergi ini membuktikan bahwa pelestarian kearifan lokal yang dipadukan dengan strategi bisnis tepat guna mampu menjadi pendorong utama pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.











