Dalam rangka pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kelompok 07 NIDASACI menyelenggarakan kegiatan seminar edukatif bagi siswa MA Yapin Cihuni pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Mau Jadi Apa Setelah Lulus SMA? Kenali Potensi Diri • Temukan Pilihan • Tentukan Masa Depan” dengan menghadirkan Iis Mariam, S.T., M.I.Kom. dari Institut Nida El-Adabi sebagai pemateri sekaligus fasilitator.
Seminar ini bertujuan membantu siswa mengenali potensi diri serta memberikan gambaran mengenai berbagai pilihan setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA. Peserta diajak memahami bahwa menentukan masa depan tidak harus langsung memiliki semua jawaban, tetapi dapat dimulai dengan mengenali diri, mencari informasi, mencoba berbagai hal, dan terus belajar.
Mengenali Potensi Diri lewat “Peta Diri”
Pada sesi awal, peserta diajak mengenali potensi diri melalui empat elemen utama, yaitu minat, kekuatan, nilai hidup, dan keterampilan. Pemateri menekankan bahwa potensi tidak hanya dilihat dari nilai sekolah, tetapi juga dari minat, karakter, keterampilan, dan pengalaman yang dimiliki setiap individu.
Peserta kemudian mempraktikkan latihan singkat membuat “Peta Diri Sederhana”. Dalam latihan tersebut, siswa diajak mengidentifikasi hal yang mereka sukai, kemampuan yang cukup dikuasai, hal yang ingin dipelajari, serta dampak yang ingin mereka berikan kepada orang lain atau lingkungan.
Ragam Jalur Setelah Lulus & Dunia Profesi
Memasuki sesi berikutnya, seminar membahas berbagai pilihan yang dapat dipertimbangkan setelah lulus SMA. Peserta diperkenalkan pada lima jalur, yaitu:
- Kuliah: di universitas, institut, atau politeknik.
- Kerja: mulai dari entry level sambil membangun keterampilan dan pengalaman.
- Kursus / Sertifikasi: seperti pelatihan bahasa, desain, digital, maupun keterampilan teknis.
- Wirausaha: dengan memulai usaha dalam skala kecil, baik produk maupun jasa.
- Gap Year Terarah: dengan target yang jelas seperti belajar, bekerja, membangun portofolio, atau melakukan persiapan.
Peserta juga diajak mengenal berbagai bidang profesi yang dapat dieksplorasi, mulai dari kreatif dan konten, digital dan teknologi, bisnis dan perdagangan, operasi dan teknik, pendidikan dan sosial, hingga layanan dan profesi. Salah satu contoh yang dibahas adalah profesi Content Creator, yang membutuhkan berbagai keterampilan seperti ide dan storytelling, produksi, editing, komunikasi, analitik, serta konsistensi.
Bekal Keterampilan Kunci & Rencana Aksi 90 Hari
Untuk mendukung kesiapan siswa dalam menghadapi berbagai pilihan masa depan, pemateri memperkenalkan enam keterampilan yang penting untuk berbagai profesi, yaitu Komunikasi, Problem Solving, Literasi Digital, Bahasa Inggris, Teamwork, dan Disiplin. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa keterampilan tersebut dapat terus dilatih dan tidak harus langsung dikuasai dengan sempurna.
Sebagai langkah tindak lanjut, pemateri memperkenalkan Rencana Aksi 90 Hari yang terbagi menjadi tiga tahap:
1. 30 Hari Pertama – Kenali Diri: Menuliskan tiga minat, tiga kekuatan, dan tiga bidang yang ingin dieksplorasi.
2. 30 Hari Kedua – Eksplorasi: Mengikuti kelas, ngobrol dengan orang di bidang yang diminati, serta mencoba mini-project.
3. 30 Hari Ketiga – Bangun Bukti: Membuat CV sederhana, portofolio atau proyek, serta mengumpulkan sertifikat atau hasil karya.
Komitmen Langkah Pertama
Di akhir kegiatan, setiap siswa mengisi worksheet pribadi untuk menentukan langkah nyata yang dapat dilakukan. Siswa diajak menuliskan bidang yang ingin dieksplorasi, keterampilan yang ingin ditingkatkan, orang yang dapat diajak bertanya, mini-project yang ingin dicoba, serta langkah pertama yang akan dilakukan dalam minggu tersebut.
Kegiatan ditutup dengan pesan bahwa siswa tidak harus memiliki semua jawaban tentang masa depan hari ini. Yang terpenting adalah mulai mengenal diri, mencari informasi, mencoba, mengevaluasi, dan terus belajar.
Melalui kegiatan seminar ini, Kelompok 07 NIDASACI berharap siswa MA Yapin Cihuni dapat lebih percaya diri dalam mengenali potensi diri, memahami berbagai pilihan setelah lulus SMA, serta mulai mengambil langkah nyata untuk mempersiapkan masa depan.











