BEDAH DISERTASI “Metode Tafsir Esoeklektik: Sebuah Pendekatan Tafsir Integratif dalam Memahami Kandungan Batin Al-Quran”

Pada hari Senin, 25 November 2019, jam 08.00-13.00 di Auditoriun 1. Lt. 1, Kampus 1 UIN Walisongo Semarang telah berlangsung  Bedah Disertasi dengan judul “Metode Tafsir Esoeklektik: Sebuah Pendekatan Tafsir Integratif dalam Memahami Kandungan Batin Al-Quran”. Bedah disertasi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan-  Ilmu Al-Quran dan Tafsir (HMJ IAT) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Kegiatan ini dihadiri 207 peserta yang berasal dari mahasiswa UIN Walisongo Semarang, IAIN Kudus, Universitas Muhammadiyah Surakarta dan IKIP Veteran.

Disertasi ini ditulis oleh Dr. Kerwanto, M.Ud sebagai sebagai salah satu syarat kelulusan doktor Ilmu Al-Quran dan Tafsir di Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta. Disertasi ini telah diterbitkan PT. Mizan Wacana dan menjadi salah satu naskah terpilih Seri Teroka Mizan, seri karya para cendekia muda meneroka (menjelajahi) Islam dan Nusantara pada tahun 2018.

Dr. Kerwanto, M.Ud selaku penulis disertasi, yang saat ini menjabat sebagai Kepala LP2M STAI NIDA El-ADABI Parung Panjang- Bogor merupakan pembedah dan narasumber utama kegiatan ini. Selain itu, panitia acara juga menghadirkan Luthfi Rahman, M.S.I, MA (Dosen studi Islam UIN Walisongo Semarang) sebagai pembanding dan M. Makmun Abha, M. Hum (Dosen Tafsir UIN Walisongo) sebagai  moderator. Kegiatan acara semacam ini memiliki beberapa manfaat. Salah satunya adalah memperkenalkan kepada cendekia islam, khususnya mahasiswa dan pengkaji Al-Quran akan keragaman pendekatan dan metode tafsir Al-Quran. Tuntutan pendekatan dan metode tafsir dalam penggalian makna batin (esoteris) memiliki urgenitas yang sama sebagaimana ragam pendekatan (maupun metode) yang sudah berlaku pada makna zhahir (eksoteris) Al-Quran

Leave a Reply